Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan

Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan
2 votes, 5.00 avg. rating (95% score)

Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan  - Laporan keuangan melaporkan aktivitas yang sudah dilakukan perusahaan dalam suatu periode tertentu. Aktivitas yang sudah dilakukan dituangkan dalam angka-angka, baik dalam bentuk mata uang rupiah mauoun dalam mata uang asing. Angka-angka dalam laporan keuangan tidak bisa menggambarkan secara jelas kondisi suatu perusahaan tanoa ada pembanding. Perbandingan ini dapat menilai kinerja suatu perusahaan, perbandingan ini biasanya dikenal dengan Analisis Rasio Keuangan.

Analisis Rasio Keuangan 150x150 Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan

Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan

A. Pengertian Rasio Keuangan

Rasio Keuangan menurut James C. Van Horne merupakan indeks yang menghubungkan dua angka akuntansi dan diperoleh dengan membagi satu angka dengan angka lainnya. Rasio Keuangan digunakan untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Dari hasil rasio keuangan ini akan terlihat kondisi kesehatan perusahaan yang bersangkutan.

Dalam praktiknya, analisis rasio keuangan suatu perusahaan dapat digolongkan menjadi sebagai berikut :

Advertisements

1. Rasio Neraca, yaitu membandingkan angka-angka yang hanya bersumber dari neraca.

2. Rasio Laporan Laba rugi, yaitu membandingkan angka-angka yang hanya bersumber daari laporan laba rugi.

3. Rasio antarlaporan, yaitu membandingkan angka-angka dari dua sumber (data campuran), baik yang ada di neraca maupun di laporan keuangan.

B. Bentuk-Bentuk Rasio Keuangan

Menurut J. Fred Weston, bentuk-bentuk rasio keuangan adalah sebagai berikut :

1. Rasio Likuiditas

2. Rasio Solvabilitas

3. Rasio Aktivitas

4. Rasio Profitabilitas

5. Rasio Pertumbuhan

6. Rasio Penilaian

Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan

 

C. Keterbatasan Rasio Keuangan

Pada dasarnya, meskipun rasio keuangan digunakan untuk menilai suatu kondisi perusahaan namun bukan berarti rasio keuangan yang dibuat sudah menjamin 100% kondisi dan posisi keuangan yang sesungguhnya.

Berikut ini beberapa kelemahan atau keterbatasan laporan keuangan :

1. Data keuangan yang disusun dari data akuntansi. kemudian, data tersebut ditafsirkan dengan berbagai macam cara.

2. Prosedur pelaporan yang berbeda, mengakibatkan laba yang dilaporkan berbeda.

3. Adanya manipulasi data, artinya dalam menyusun data, pihak penyusun tidak jujur dalam memasukkan angka-angka ke laporan rasio keuangan tidak menunjukkan hasil yang sesungguhnya.

4. Perlakuan pengeluaran untuk biaya-biaya antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya berbeda.

Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Perusahaan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>